Tuesday, September 05, 2006
--
Terkadang masa
menikam dan terus berlalu pergi
Meninggal kan sisa
dan membuka seribu luka di hati
Walau ku cuba
hindarkan sesal di dada
Kesilapan lalu
menghantui diri ku
Segala yang indah
sering menemani ruang sepi ku
Senyum dan tawa mu
masih jelas terbayang di mata ku
Kini semuanya
menjadi kenangan silam
Sesal hati dirundung
kecewa
*
Aku....tak pernah mendugaBegini hebatnyaduka lara bila berakhirnya cintaMengapa sukar untuk ku melupakan muNamun mudahnya kaumembenci diri iniApalah gunanya
ku terus mencari kesilapan diri
Sedang kau tak pernah
ingin mengerti perasaan di hati
Pernah kah kau rasa
hangatnya genangan
Air mataku yang tak mungkin mengalir
Sungguh aku tak
pernah mengerti
Mengapa semua harus begini
Seribu luka
kesal dihati
Betapa ku kesal
biar ku
sendiri
| name fought for sanity @ 9:24 PM|
__________